Jumat, 27 Mei 2011

Angkutan dan Komunikasi Kota Baubau

Angkutan dan Komunikasi Kota Baubau

Aksesibilitas

Kota Bau-Bau adalah daerah penghubung Connecting Area antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI), selain itu bagi masyarakat daerah hinterland-nya, Kota Bau-Bau berperan sebagai daerah akumulator hasil produksi dan distributor kebutuhan daerah tersebut, dengan penghubung menggunakan pelabuhan Fery ASDP, yaitu Pelabuhan Batulo.
Kota Bau-Bau dapat diakses secara langsung dengan 3 (tiga) cara, yaitu:
  • Melalui laut dengan menggunakan kapal laut PELNI yang menyinggahi Pelabuhan Murhum sebanyak 24 kali dalam sebulan. Lamanya perjalanan dari Jakarta ke Bau-Bau selama 3 hari.
  • Melalui pintu udara dari Jakarta melalui Kendari dengan menggunakan pesawat Merpati, Garuda, Lion Air, Sriwijaya dan Batavia selama 3 jam selanjutnya menuju ke Bau-Bau dengan menggunakan jet foil (kapal cepat) selama 5 jam sambil menikmati pemandangan pesisir Pulau Buton dan Pulau Muna
  • Melalui pintu udara dari Makasar ke Bau-Bau dengan menggunakan pesawat Express Air (Dornier) dan Lion Air.
  • Melalui pintu udara dari Kendari selama 30 menit dengan menggunakan pesawat Express Air (Dornier).
  • Melalui pintu udara dari Wangi-wangi, ibukota Kabupaten Wakatobi selama 30 menit dengan menggunakan pesawat Express Air.

Panjang Jalan

Panjang jalan tahun 2005 di Kota Bau-Bau secara keseluruhan sepanjang 205,04 km yang terdiri dari jalan beraspal sepanjang 139,9 km (69%), kerikil 51,28 km (25%), tanah 9,15 km (4%) dan tidak diperinci sepanjang 4,65 km (2%) dari total 205,04 km. Kondisi jalan yang sedang sepanjang 134,20 km, sedangkan sepanjang 55,14 km dalam kondisi rusak dan rusak berat.

Angkutan

Jenis sarana angkutan darat yang dicakup adalah kendaraan bermotor meliputi mobil penumpang sebanyak 130 buah, mobil barang sebanyak 471 buah, mobil bus sebanyak 506 buah dan sepeda motor sebanyak 7.683 buah.
Jumlah kunjungan kapal laut tahun 2005 di Pelabuhan Murhum tercatat sebanyak 6.818 kunjungan meningkat dibanding tahun 2004 yang hanya mencapai 5.406 kunjungan (naik 26%). Untuk volume bongkar barang mencapai 189.302.391 ton dan muat sebanyak 79.638.571 ton.[rujukan?] Untuk penyeberangan kapal ferry selama tahun 2004 tercatat sebanyak 1.681 kunjungan dengan jumlah penumpang yang naik mencapai 115.637 orang dan turun 135.870 orang.
Sarana bandar udara yang ada di kota Bau-Bau yang dapat disinggahi pesawat udara sebagai angkutan penumpang dan barang adalah Bandar Udara Betoambari yang dapat menghubungkan Bau-Bau dan Makassar sebagai bandara transit. Kunjungan kapal terbang yang datang melalui bandar udara Betoambari selama tahun 2005 dengan jumlah kunjungan sebanyak 52 kali dengan jumlah penumpang datang sebanyak 879 orang dan 982 orang yang berangkat. Jumlah lalu lintas barang melalui bandar udara Betoambari tahun 2005 baru mencapai 280 kg bongkar dan 405 kg muat, sedangkan bagasi untuk bongkar mencapai 5.222 kg dan muat 4.908 kg.[rujukan?]

Pos dan Telekomunikasi

Dalam penyampaian informasi surat tetap menjadi jalur komunikasi yang utama, karena itu dibutuhkan sarana fisik pelayanan Pos dan Giro yang memadai. Pada tahun 2004 di Kota Bau-Bau sudah tersedia 1 buah Kantor Pos, 1 buah Kantor Pos Tambahan, 1 buah Pos Keliling Kota, 2 buah Rumah Pos dan 9 buah Bis Surat.
Penggunaan telpon sebagai sarana telekomunikasi di Kota Bau-Bau mengalami peningkatan yang sangat pesat terlihat dari produksi pulsa telepon dan SLJJ tahun 2004 mencapai 55.960.443 pulsa (25,57%) dibanding tahun 2003 yang hanya 44.564.220 pulsa.[rujukan?]
Kapasitas sentral telpon tahun 2004 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2003 untuk sambungan telepon induk dari 4.408 sambungan menjadi 4.592 sambungan atau naik 4,17%, sedangkan untuk kapasitas sentral otomat tidak mengalami perubahan.

Media Online

Media online yang tersedia antara lain:

Media Cetak

Awalnya di Baubau hanya terdapat satu surat kabar lokal, yakni harian Radar Buton. Namun mulai tanggal 1 Maret 2011, harian Baubau Pos yang sebelumnya merupakan media online, resmi terbit. Selain harian lokal, beredar pula surat kabar dari luar Kota Baubau yakni Kendari Pos, Kendari Ekspres, dan Media Sultra.

Radio

Beberapa radio yang ada di Baubau antara lain:
  • RADIO LA WERO 100,2 MHZ, Kel. Batulo
  • RADIO TECHNO 91,1 MHZ, Kel. Bataraguru Telp. 2821459
  • L. RADIO 93,50 MHZ, Kel. Tomba Telp. 2821212
  • RADIO SYEKH ABDUL WAHID 98,60 MHZ, Kel. Bataraguru Telp. 2823052
  • RADIO KERATON 91,90 MHZ Kel. Kaobula
  • RADIO SUARA BAU-BAU 92,7 MHZ, Jl.Pahlawan KM.5 Telp. 2900326
  • OZZON RADIO 105,30 MHZ, Kel. Batulo
  • RADIO BLOK M 106,90 MHZ, Blok-M RT 2/RW 3
  • RADIO AL-AMANAH 97 MHZ, Kel. Lia Buku

Televisi

Terdapat beberapa TV swasta lokal yang beroperasi di Baubau yaitu Buton Raya TV, BauBau TV, dan Semerbak TV.

Lokasi Hotspot

Kota Bau-Bau dalam pemanfaatan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah menyediakan fasilitas layanan kepada publik berupa free area hotspot untuk mengakses internet secara gratis, yang berlokasi di beberapa titik-titik pusat ramai kota Baubau yaitu:
  • Area Hotspot Pantai Kamali.
  • Area Hotspot Kantor Walikota Baubau, Palagimata.
 
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Bau-Bau.png

Tidak ada komentar:

Posting Komentar